Montage dibuat Bloggif
  • ARISTOTELES

    ARISTOTELES

    Satu tanda khusus dari keseluruhan ilmu pengetahuan adalah kekuatan pendidikan..

  • TANMALAKA

    TAN MALAKA

    Tujuan pendidikan itu untuk mempertajam kecerdasan, memperkukuh kemauan serta memperhalus perasaan..

  • ARISTOTELES

    ARISTOTELES

    Mendidik pikiran tanpa mendidik hati adalah bukan pendidikan sama sekali.

  • NELSON MANDELA

    NELSON MANDELA

    PENDIDIKAN ADALAH SENJATA PALING AMPUH UNTUKMU MENGUBAH DUNIA


Latest Updates

Rabu, 10 November 2021

Usaha dan Doa: Duta Rumah Belajar

 Akhirnya, selesai sudah tugas PembaTIK LEVEL 4 dengan dibuktikan membuat Vlog praktek mengajar dan kegiatan sosialisasi Pemanfaatan Portal Rumah Belajar. Tak mudah memang menyelesaikan tugas di level ini, namun menjadi tantangan tersendiri, karena berbagi adalah sesuatu yang harus kita lakukan. Bukan karena tugas namun juga kebutuhan. Berkolaborasi karena manusia tak bisa hidup sendiri, manusia tercipta selalu belajar dan belajar. Pengalaman yang saya alami ketika mengikuti kegiatan ini dari mulai coaching dari mentor, berkolaborasi dengan sahabat Rumah Belajar Banten lainnya, Pengalaman pertama menjadi pemateri di kegiatan MGMP merupakan suatu hal yang luar biasa. Kendala tentu ada, perasaan minder ketika melihat potensi SRB Banten lain,membuka mata bahwa apa yang sudah dipelajari masih harus dikembangkan. Namun Alhamdulillah dukungan positif yang diterima dan kepercayaan yang diberikan, memberikan energi positif hingga kini berada di titik, salah satu SAHABAT RUMAH BELAJAR dari Banten. Sampai detik ini tetap merasa sangat bersyukur bisa berada sampai tahap level 4 ini.

Sosialisasi yang saya lakukan pertama kali dilaksanakan kepada siswa di SMPN 23 KOTA SERANG,dan berlanjut kepada rekan guru. Kegiatan tersebut berturut-turut dilaksanakan pada 31 Oktober dan 3 November. Selanjutnya sosialisasi dilakukan dengan berkolaborasi bersama SRB Banten lainnya di kegiatan MGMP IPS Kota Serang yang dilaksanakan pada 4 November. Terakhir sosialisasi dilakukan pada tanggal 9 November dengan berkolaborasi bersama SRB Banten Yuniaty dan Lehadisti. Tema kegiatan sosialisasi adalah Pemanfaatan Portal Rumah Belajar, menjabarkan fitur utama dan pendukung yang akan bermanfaat bagi siswa dan rekan guru.

Respon yang diberikan oleh peserta kegiatan sosialisasi sangat positif dan banyak diantara peserta khususnya guru yang termotivasi untuk mengikuti kegiatan PembaTIK di tahun berikutnya. Siswa pun sangat terbantu dengan fitur yang ada dalam portal Rumah Belajar untuk menyelesaikan tugas atau menambah wawasan materi yang diberikan oleh guru.

 Dari awal, saya sudah sangat sadar, bahwa kadang kita berada di langit dengan begitu tinggi tetapi bukan untuk sombong dan tinggi hati, tetapi lebih banyak berada di dasar permukaan, merumput, mengamati, mendengarkan dengan cermat dan tangkas. Lebih senang berkumpul untuk berbagi ilmu dan pengalaman, bagi kawan-kawan guru agar bisa bermanfaat bagi semua. Selain itu lebih dekat dengan semua peserta didik agar mereka paham dan jelas terhadap sebuah ilmu dan mudah mendapatkannya dengan sebuah TIK yang ada saat ini. Banyak pengalaman yang baru yaitu pentingnya penanaman pendidikan karakter yang dimulai dari keluarga sejak usia dini, pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari termasuk di dalam proses pembelajaran. Bekerja secara profesional, selalu menginspirasi, tingkatkan terus kompetensi dan teruslah berkarya.  Sampai kan walau hanya satu ayat, bermanfaat bagi orang sekitar. Yakinlah semua rejeki akan datang dari pintu yang tidak akan pernah kita duga.

Berikut ini rangkaian kegiatan praktek baik dan Sosialisasi Rumah Belajar yang telah saya lakukan. Semoga bermanfaat dan memotivasi sahabat untuk mengikuti kegiatan PembaTIK di tahun berikutnya. Mari wujudkan Merdeka Belajar, Salam Rumah Belajar, belajar dimana saja,kapan saja , dengan siapa saja 🥰🙏



Selasa, 09 November 2021

Webinar Rumah Belajar Membumi

 



Assalamualaikum sahabat... Alhamdulillah rangkaian acara sosialisasi mengenalkan Portal Rumah Belajar bisa dilaksanakan secara online di waktu menghadapi deadline,heheheh...Kegiatan sosialisasi kali ini, menggandeng SRB antar jenjang pendidikan yaitu SD,SMP dan SMK. Kolaborasi kali ini diwakili oleh Bu Lehadisti dari SDN PasirEurih 1, Bu Yuniaty dari SMK Penerbangan Aero Dirgantara, dan Saya sendiri dari SMP 23 Kota Serang. Syukur terucapkan ketika Bapak Sumarno selaku PTP ahli utama dari Pusdatin Kemendikbud ristek bisa memberikan materi sebagai Keynote dan ibu Ai Wenny Purnama Putri memberikan motivasi pelaksanaan sosialisasi yang diikuti oleh 20 peserta yang terekam dalam daftar hadir, namun ada peserta yang menggunakan satu akun zoom, dan menyimak secara bersamaan di satu ruangan, seperti yang dilakukan oleh para guru di SDN PasirEurih, pada tanggal 9 November 2021. Klik untuk Daftar hadir webinar Rumah Belajar membumi




Di kesempatan kali ini,kami para SRB berkolaborasi mengenalkan Portal Rumah Belajar beserta fitur fiturnya yang disampaikan oleh Bu Lehadisti. Beliau mengenal fitur utama dan fitur pendukung dari Rumah Belajar. Materi Tips mengikuti PembaTIK oleh Bu Yuniaty,karena ternyata sebagai besar peserta belum mengetahui apa itu PembaTIK. Mereka beranggapan bahwa pembaTIK adalah kegiatan membuat batik. Maka dengan adanya penjelasan mengenai PembaTIK, peserta tercerahkan dan termotivasi untuk mengikuti kegiatan PembaTIK. Terakhir, materi yang disampaikan adalah Wordwall sebagai game pembelajaran interaktif yang terintegrasi dengan fitur Rumah Belajar oleh saya pribadi. 

Dalam penjelasan materi dipaparkan langkah membuat game interaktif Wordwall terutama template Maze case yang bisa di share di LMS kelas Maya. Tentunya pembuatan soal disesuaikan dengan materi belajar dan konten rekomendasi dari portal Rumah Belajar. Respon peserta sangat baik,hal ini terbukti bahwa peserta langsung mempraktekkan materi yang sudah disampaikan oleh setiap pemateri,baik itu mencoba Portal Rumah Belajar, mendaftar menjadi peserta Pembatik atau peserta pelatihan yang diselenggarakan oleh Pusdatin lainnya, dan juga praktek membuat game dengan Wordwall.

Dengan berakhirnya kegiatan sosialisasi di atas, kita beralih pada persiapan membuat laporan kegiatan berupa Vlog sosialisasi. Tentu nya masih banyak kekurangan dalam mengsosialisasikan Rumah Belajar dari kami para SRB, namun kami berusaha yang terbaik semampu kami dengan kendala yang ada di lapangan. Semoga hasilnya yang terbaik, sesuai dengan usaha dan harapan kami. Berbagi Inovasi pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar,Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia.

Senin, 08 November 2021

Praktek Baik, Model Pembelajaran Game Based Learning Terintegrasi dengan Rumah belajar

 Assalamualaikum, sahabat...kali ini saya ingin berbagi pengalaman praktek mengajar dengan model pembelajaran Game Based Learning Terintegrasi dengan Rumah Belajar. Sebagaimana sahabat telah ketahui, bahwa portal Rumah Belajar memiliki fitur yang sangat bermanfaat bagi pembelajaran terutama konten video dan web. Minggu ini, materi pembelajaran IPS telah mencapai Bab 2 mengenai Pengaruh Interaksi sosial terhadap kehidupan sosial dan kebangsaan. Awalnya saya bingung akan menggunakan model apa, namun belum lama ini di daerah kami , telah berlangsung perayaan tradisi daerah yaitu Panjang mulud. Bagi warga serang tradisi tersebut tentu sudah biasa mereka ikuti. Namun,tentunya siswa setidaknya harus dikenalkan tradisi dari daerah lainnya. Nah rencana pelaksanaan pembelajaran IPS kali ini saya akan menyampaikan mengenai pluralitas Indonesia dengan menggunakan portal Rumah Belajar yaitu fitur Peta budaya.



Model pembelajaran yang saya gunakan adalah Game Based Learning yang mana tahapan adalah sebagai berikut:

1. Memilih game sesuai topik, guru memilih game yang sesuai dengan topik yang akan disampaikan. materi bisa kita peroleh melalui berbagai sumber diantaranya adalah Sumber Belajar yang ada dalam portal Rumah Belajar. Rencana game yang saya akan digunakan adalah Tebak tebakan dan Berpacu dengan melodi. 

2. Penjelasan konsep Pendidik memberikan penjelasan/konsep awal terkait dengan game yang akan dimainkan. Siswa menebak gambar adat istiadat,suku bangsa ,rumah adat dan lagu daerah. 

3. Aturan Peserta didik menyepakati aturan yang disampaikan oleh pendidik. Mereka bermain secara berkelompok, dimana kelompok yang lebih cepat bisa menebak soal yang diberikan akan diberikan poin tambahan. 

4. Bermain game Peserta didik bermain game menggunakan alat yang ditentukan sebelumnya. 

5. Merangkum pengetahuan Peserta didik merangkum pengetahuan yang didapatkan dari game yang telah dimainkan. Saya pun memberikan LKPD tambahan yang dikerjakan secara kelompok untuk dikomunikasikan terhadap kelompok lain .  Siswa bisa menggunakan berbagai macam sumber referensi salah satunya adalah Peta Budaya. Diakhir, kita memberikan penguatan materi dengan adanya diskusi serta menggunakan sumber referensi yang memperkuat pemahaman siswa terhadap materi yang kita sampaikan

6. Melakukan refleksi Peserta didik melakukan refleksi dari hasil pembelajaran 

Alhamdulillah, pembelajaran kali ini berjalan dengan baik. Terdapat beberapa hal yang harus diperbaiki, namun hal itu dapat dilakukan di pertemuan selanjutnya. 

Nah, sahabat demikianlah pengalaman saya melaksanakan praktek baik dengan model pembelajaran Game Based Learning yang terintegrasi dengan fitur Peta budaya dari portal Rumah Belajar. Sahabat bisa menggunakan game lain  atau model pembelajaran yang sesuai dengan materi yang sahabat berikan. Nanti kan pengalaman saya lainnya ya,dan terimakasih telah berkunjung di blog What's a Educator is...salam🤗🙋

Kegiatan praktek baik dengan model pembelajaran Game Based Learning






Sabtu, 06 November 2021

Semua dimulai dengan langkah pertama





    Tak mudah memang menjadi seorang narasumber di suatu agenda, apalagi jika baru pertama kali melakukan nya. Assalamualaikum sahabat, itulah yang saya rasakan ketika menjadi salah satu narasumber dalam rangka kegiatan sosialisasi Pemanfaatan Portal Rumah Belajar yang diselenggarakan pada 4 November 2021 di forum MGMP IPS Kota Serang. Alhamdulillah, saya tak sendiri, Bu Hj.Lanjar,M.Pd rekan SRB Banten yang kebetulan bergabung di dalam organisasi yang sama, sedikitnya mengurangi rasa nervous ketika harus tampil di depan rekan guru IPS di Kota Serang.

klik disini untuk Daftar Hadir kegiatan Sosialisasi MGMP.

Klik untuk Surat Undangan Kegiatan Sosialisasi MGMP IPS Kota Serang

Klik Surat Rekomendasi Sosialisasi Rumah Belajar Dinas Pendidikan Kota Serang

    Sama halnya dengan sosialisasi sebelumnya, kali ini pun saya masih memberikan dan mengenalkan fitur-fitur Rumah Belajar khusus nya mengenai fitur pendukung dari Rumah Belajar seperti Wahana Jelajah Angkasa, Peta Budaya, PKB, Edugame , Buku Digital dan lainnya. Karena kami adalah Guru IPS tentu nya fitur yang mendukung sumber referensi materi IPS yang diutamakan, seperti Peta Budaya. Di dalam kegiatan tersebut,Kami mengajak rekan guru IPS lainnya untuk memberikan sumbangsih dalam mengembangkan dan memperkaya konten Rumah belajar baik berupa Video, web maupun artikel yang akan melengkapi Peta Budaya. Tak lupa, kami pun berbagi pengalaman dalam mengikuti Perkembangan Profesi Berkelanjutan atau PKB seperti PembaTIK 2021. Kami memotivasi rekan guru IPS lain agar termotivasi untuk selalu belajar dan mengikuti pembelajaran berbasis Teknologi dan Komunikasi yang diselenggarakan oleh Pusdatin. 

    Rekan guru IPS tentu telah banyak mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh lembaga lain,baik negeri maupun swasta, namun ada ketertarikan tersendiri terhadap portal Rumah belajar ini. Hal ini dibuktikan ketika kegiatan sosialisasi selesai banyak rekan guru yang bertanya lewat chat pribadi menyampaikan ketertarikan dan tips mengikuti kegiatan PembaTIK. Karena keterbatasan waktu, ada pula yang bertanya secara pribadi mengenai fitur Rumah Belajar dan bagaimana penggunaan nya secara detail. Melihat respon yang diberikan oleh rekan guru IPS, semoga semakin banyak guru di mata pelajaran lainnya yang tertarik dengan Portal Rumah Belajar, dan mereka mau berbagi serta mengikuti kegiatan pengembangan inovasi pendidikan berbasis Teknologi. Harapan terus mengupgrade diri dalam satu Komunitas demi kemajuan dan peningkatan mutu pendidikan akan menular, Seperti halnya motto Rumah belajar "Belajar untuk semua, Dimana saja, Kapan saja , Dengan siapa saja."











Rabu, 03 November 2021

Berbagi di sekolah, rumah kedua

 


Assalamualaikum, sahabat...ada nasehat yang menyatakan"sampai kan walau hanya satu ayat", dengan keterbatasan pengetahuan yang dimiliki, dalam rangka sosialisasi memanfaatkan dan mengenalkan fitur Rumah Belajar, saya melakukan sosialisasi kepada rekan rekan guru di SMP NEGERI 23 Serang yang dilaksanakan pada tanggal 3 November 2021, dan dibuka oleh Kepala Sekolah dan Wakasek humas dengan jumlah guru yang ikut serta 20 orang. Klik disini untuk Daftar hadir sosialisasi SMPN 23 KOTA SERANG



Jika pada sosialisasi sebelumnya kepada siswa,yang hanya bertujuan mengenalkan fitur yang ada dalam Rumah Belajar,pada pertemuan dengan rekan sejawat bertujuan juga untuk mengajak rekan guru memberikan kontribusi dan kreativitas di Rumah belajar. Selain fitur utama yang dikenalkan dan dimanfaatkan, diharapkan kegiatan ini menginspirasi dan memotivasi rekan guru berkarya baik dalam bentuk konten video pembelajaran, konten web maupun karya tulis berupa sastra,puisi ataupun pena pendidikan. Hal tersebut berasal dari adanya masukan dari rekan guru yang sebelumnya pernah mengunjungi laman rumah belajar, untuk beberapa mata pelajaran tertentu, baik konten video maupun web belum terlalu banyak dan belum lengkap ada di fitur Sumber belajar bahkan tidak ada. Masukkan ini sangat berarti bagi perkembangan konten Rumah belajar selanjutnya.


Bagi seorang guru, perkembangan profesi berkelanjutan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan mutu mendidik dan pendidikan. Sebuah kebutuhan tersendiri, teknologi berpengaruh pada peningkatan kualitas pelayanan pendidikan. Oleh sebab itu, dalam kegiatan sosialisasi juga saya mengajak rekan guru untuk turut aktif mengikuti kegiatan pelatihan pelatihan yang diadakan oleh Pusdatin,salah satunya adalah PembaTIK. Disini saya menjelaskan tentang bagaimana cara mengikuti PembaTIK dan deskripsi singkat kegiatan tersebut. Selain itu pula pelatihan lain yang diselenggarakan oleh Pusdatin seperti SiBatik bagi guru maupun KiHajar bagi siswa dikenalkan sebagai sarana peningkatan mutu pendidikan.


Akhirul kalam, semoga kegiatan sosialisasi ini mampu memberikan motivasi kepada guru lainnya untuk mengenal, memanfaatkan dan memberikan kontribusi kepada Rumah Belajar demi peningkatan mutu pendidikan di Serang khususnya, dan di Indonesia umumnya.



Minggu, 31 Oktober 2021

Sosialisasi Rumah Belajar di SMP 23 kota Serang

 







Hallo, assalamualaikum sahabat rumah belajar, kali ini saya ingin berbagi pengalaman yang sudah saya lakukan dalam mengenalkan Rumah belajar di sekolah induk saya yaitu SMPN 23 KOTA SERANG. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan para siswa fitur rumah belajar sebagai salah satu aplikasi sumber belajar digital yang bisa mereka manfaatkan,guna menunjang pembelajaran. Aplikasi ini bisa diunduh melalui smartphone, sehingga memudahkan mereka mencari bahan referensi bacaan maupun pengetahuan sesuai dengan kebutuhan.Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober 2021,yang diikuti oleh 20 orang siswa,yang diharapkan untuk kedepannya para siswa ini mampu menularkan pengetahuan digital mereka kepada teman sebaya. Berikut link Daftar Hadir sosialisasi Rumah belajar kepada Siswa



klik Surat Pengantar kegiatan Sosialisasi Rumah Belajar

Tahap awal pertemuan, saya membantu mereka untuk mengaktivasi akun belajar.id,yang merupakan salah satu produk dari Pusdatin. Dengan akun tersebut mereka bisa mengunduh dan login ke Rumah Belajar. Tahap selanjutnya adalah kegiatan inti yaitu mengenalkan fitur-fitur Rumah belajar seperti Sumber Belajar yang didalamnya terdapat konten video dan,konten web. Disana mereka dapat mencari video pembelajaran sesuai dengan jenjang dan kelas yang mereka ampuh. Di konten web,mereka dapat belajar lebih interaktif dengan belajar dan berlatih soal.

Fitur selanjutnya yang saya kenalkan adalah Bank soal,sama halnya seperti sumber belajar disini mereka pun dapat berlatih soal sesuai dengan jenjang dan kelas yang diampu. Mereka dapat memilih soal dari mata pelajaran tertentu, sesuai materi atau bab yang sedang dipelajari. Skor yang mereka peroleh dapat diperoleh secara langsung dan otomatis, sehingga memudahkan mereka untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan materi yang sudah dikuasai atau belum dikuasai.

Karena sekolah kami belum memadai dalam sarana dan prasarana laboratorium IPA,maka Laboratorium Maya merupakan salah satu sarana alternatif media belajar digital yang menarik. Terlebih pula,di sana mereka disediakan Lembar kerja yang memudahkan mereka lebih memahami materi IPA. Untuk Kelas Maya hanya dijelaskan sepintas,karena mereka sebelum nya sudah mengenal Learning Manajemen System' lain yang lebih familiar selama pembelajaran jarak jauh. 

Selain Fitur utama Rumah Belajar,saya pun mengenalkan fitur pendukung Rumah belajar lainnya seperti wahana Jelajah angkasa, Peta Budaya dan Edugame. Respon mereka sangat positif dalam mengeksplore fitur fitur tersebut secara mandiri. Diakhir kegiatan saya memberikan kuis untuk mengetahui sejauh mana Penguasaan mereka dalam mengenal Fitur Rumah belajar dan meminta pendapat fitur rumah belajar favorit serta alasannya. Hasilnya dapat dilihat dari Grafik berikut


Fitur Peta Budaya dan Wahana Jelajah Angkasa menjadi dua fitur favorit disusul fitur Bank soal dan lainnya yaitu Edugame. Alasan mereka memilih fitur tersebut karena fitur fitur tersebut sangat menarik, keren terutama bagi siswa yang menyukai fitur Edugame, belajar sambil bermain memudahkan mereka memahami suatu materi. Untuk lebih jelasnya bagaimana kegiatan sosialisasi yang saya lakukan, silahkan sahabat menyimak video berikut



#Rumahbelajar
#PembaTIK2021
#PembaTIKBanten
#Bantenjawara

Rabu, 27 Oktober 2021

Game Based Learning saat PJJ: plat form Wordwall terintegrasi Rumah belajar

Dunia anak anak adalah dunia bermain,akan tetapi dalam bermain diharapkan mereka mampu menggali potensi dan pengetahuan sesuai materi yang disampaikan. ketika pembelajaran jarak jauh,ketika  siswa jenuh dengan berbagai materi dan tugas yang menumpuk tentunya akan menurunkan motivasi belajar mereka. Guru harus mampu menjaga mood mereka agar mereka masih bisa mengikuti kegiatan belajar selama pembelajaran jarak jauh dengan berbagai strategi dan metode. Pemberian selingan berupa game di tengah pembelajaran juga dapat menjadi salah satu solusi untuk membuat suasana belajar tetap menyenangkan.Generasi Z merupakan generasi yang sudah tidak asing dengan gadget dan game.Salah satu model pembelajaran yang bisa digunakan adalah Game Based Learning.

Apa itu Model pembelajaran Game Based Learning?

Game based learning adalah metode pembelajaran yang menggunakan aplikasi permainan/game yang telah dirancang khusus untuk membantu dalam proses pembelajaran. Dengan menggunakan game-based learning kita dapat memberikan stimulus pada tiga bagian penting dalam pembelajaran yaitu emosional, intelektual dan psikomotor. Banyak game edukasi yang bisa kita dapati di perangkat smartphone, bahkan banyak juga yang berbasis web aplikasi.Kita hanya perlu memilih game yang disesuaikan dengan materi yang akan kita berikan. Lalu apa sama dengan gamifikasi,tentu tetap ada perbedaan diantara keduanya. Game based Learning metode pembelajaran yang memang didesain khusus sesuai dengan tujuan untuk memberikan pesan kepada peserta sedangkan gamification menjadikan kegiatan memiliki alur atau sistematik game.

Langkah langkah Game Based Learning






Terdapat 6 (enam) langkah dalam metode pembelajaran bermain :
 1. Memilih game sesuai topik, guru memilih game yang sesuai dengan topik yang akan disampaikan. materi bisa kita peroleh melalui berbagai sumber diantaranya adalah Sumber Belajar yang ada dalam portal Rumah Belajar



 2. Penjelasan konsep Pendidik memberikan penjelasan/konsep awal terkait dengan game yang akan dimainkan. 
3. Aturan Peserta didik menyepakati aturan yang disampaikan oleh pendidik. 
4. Bermain game Peserta didik bermain game menggunakan alat yang ditentukan sebelumnya. 
5. Merangkum pengetahuan Peserta didik merangkum pengetahuan yang didapatkan dari game yang telah dimainkan. dan kita memberikan penguatan materi dengan adanya diskusi serta menggunakan sumber referensi yang memperkuat pemahaman siswa terhadap materi yang kita sampaikan
6. Melakukan refleksi Peserta didik melakukan refleksi dari hasil pembelajaran




Salah satu platform yang bisa digunakan adalah Wordwall yaitu aplikasi berbasis website ini dapat digunakan untuk membuat media pembelajaran seperti kuis, menjodohkan, memasangkan pasangan, anagram, acak kata, pencarian kata, mengelompokkan, dsb. aplikasi ini cocok buat para guru yang ingin menggunakan pendekatan lain dalam merancang dan mereview sebuah penilaian pembelajaran. Hal yang paling menarik dari wordwall adalah games yang dibuat dapat dimainkan secara offline dengan fasilitas Printable yang di sediakan, wordwall juga mendukung share games keberbagai platform sosial media dan embeded code.

Untuk lebih jelas bagaimana penggambaran Game Based Learning yang pernah dilakukan,silahkan rekan rekan menyimak pengalaman saya dalam menggunakan model pembelajaran tersebut dengan menggunakan platform Wordwall  yang terintegtrasi dengan Portal Rumah belajar.




Demikianlah pengalaman mengajar selama pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan model pembelajaran Game Based Learning,semoga pengalaman yang saya bagikan dapat bermanfaat bagi rekan rekan. Terimakasih telah berkunjung di blog What a educator Is

Feature (Side)

© 2013 WHAT A EDUCATOR IS. All rights resevered. Designed by Templateism